Tak Ingin Tertinggal, AS Tingkatkan Pendanaan untuk Senjata Hipersonik
Sabtu, 29 Mei 2021 - 04:37 WIB
Baca juga: Pentagon Diam-diam Kembangkan Reaktor Nuklir Portabel Mini
"(Anggaran) pengembangan senjata hipersonik meningkat USD52 juta untuk mendanai Eksperimen Penelitian Penerbangan Terpadu Salib Selatan (SCI-FIRE), prototipe pernapasan udara dalam kemitraan dengan Australia, dan prototipe Rudal Jelajah Hipersonik sambil terus mendanai Senjata Respon Cepat yang Diluncurkan oleh Udara (ARRW) untuk kemampuan operasional awal pada tahun 2022," bunyi proposal usulan anggaran yang akan diajukan oleh Biden.
"ARRW didanai hingga USD238 juta dan akan menjadi senjata hipersonik operasional pertama bangsa," sambung bunyi proposal tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (29/5/2021).
Dalam keinginan untuk meningkatkan sistem pertahanan rudal peringatan dini AS, dana sekitar USD2,8 miliar telah diukir dari anggaran untuk memenuhi tujuan tersebut.
"Investasi ini termasuk Next Generation Overhead Persistent Infrared untuk melacak ancaman balistik dan hipersonik, radar peringatan dini yang ditingkatkan, dan Pengawasan Area Luas di Wilayah Ibu Kota Nasional," tulis proposal tersebut.
"(Anggaran) pengembangan senjata hipersonik meningkat USD52 juta untuk mendanai Eksperimen Penelitian Penerbangan Terpadu Salib Selatan (SCI-FIRE), prototipe pernapasan udara dalam kemitraan dengan Australia, dan prototipe Rudal Jelajah Hipersonik sambil terus mendanai Senjata Respon Cepat yang Diluncurkan oleh Udara (ARRW) untuk kemampuan operasional awal pada tahun 2022," bunyi proposal usulan anggaran yang akan diajukan oleh Biden.
"ARRW didanai hingga USD238 juta dan akan menjadi senjata hipersonik operasional pertama bangsa," sambung bunyi proposal tersebut seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (29/5/2021).
Dalam keinginan untuk meningkatkan sistem pertahanan rudal peringatan dini AS, dana sekitar USD2,8 miliar telah diukir dari anggaran untuk memenuhi tujuan tersebut.
"Investasi ini termasuk Next Generation Overhead Persistent Infrared untuk melacak ancaman balistik dan hipersonik, radar peringatan dini yang ditingkatkan, dan Pengawasan Area Luas di Wilayah Ibu Kota Nasional," tulis proposal tersebut.
Lihat Juga :