Amnesty: Israel Harus Batalkan Rencana Usir Paksa Keluarga Palestina di Silwan
Jum'at, 28 Mei 2021 - 21:01 WIB
Warga berunjuk rasa di depan Pengadilan Distrik Yerusalem menentang rencana pengusiran paksa tujuh keluarga Palestina di Silwan oleh Israel. Foto/twitter
YERUSALEM - Amnesty International memperingatkan agar Israel membatalkan rencana menggusur paksa tujuh keluarga Palestina dari rumah mereka di daerah Batn al-Hawa, Silwan, Yerusalem Timur.
Wakil Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Saleh Higazi, menegaskan, "Selama bertahun-tahun Israel telah berusaha memperluas permukiman ilegal di daerah Silwan, memaksa lebih dari 200 warga Palestina mengungsi dari rumah mereka. "
"Ini adalah ilustrasi lain dari kebijakan kriminal Israel tentang perpindahan paksa warga Palestina," ungkap Amnesty.
Baca juga: Mantan Presiden Tunisia: Hamas Gerakan Nasional dan AS Harus Siap Negosiasi
Wakil Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Saleh Higazi, menegaskan, "Selama bertahun-tahun Israel telah berusaha memperluas permukiman ilegal di daerah Silwan, memaksa lebih dari 200 warga Palestina mengungsi dari rumah mereka. "
"Ini adalah ilustrasi lain dari kebijakan kriminal Israel tentang perpindahan paksa warga Palestina," ungkap Amnesty.
Baca juga: Mantan Presiden Tunisia: Hamas Gerakan Nasional dan AS Harus Siap Negosiasi
Lihat Juga :