Kembali Memanas, Azerbaijan Tangkap Enam Tentara Armenia
Kamis, 27 Mei 2021 - 23:47 WIB
Baca juga: Militer Rusia di Armenia Perkuat Daerah Dekat Perbatasan Azerbaijan
“Prajurit kami melakukan pekerjaan pengaturan perbatasan dengan Azerbaijan (dan) di pertambangan, dengan memasang tanda-tanda peringatan. Tidak ada tujuan sabotase,” terangnya.
Kementerian Luar Negeri Armenia menambahkan bahwa tindakan provokatif dari kepemimpinan militer-politik Azerbaijan ditujukan untuk memperburuk situasi, yang dapat secara serius merusak perdamaian dan stabilitas regional.
Namun, Azerbaijan juga menuduh tetangganya melanggar ketentuan perjanjian trilateral yang ditengahi Moskow, yang telah menghentikan pertempuran sengit yang merenggut nyawa ribuan tentara di kedua belah pihak selama perang singkat Nagorno-Karabakh.
Pada November tahun lalu, Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menandatangani perjanjian gencatan senjata untuk membekukan konflik di wilayah yang disengketakan. Nagorno-Karabakh dianggap sebagai bagian de jure dari Azerbaijan, tetapi merupakan rumah bagi banyak etnis Armenia dan dijalankan hampir secara otonom oleh pejabat yang memiliki hubungan dekat dengan Yerevan. Kesepakatan itu membuat Armenia melepaskan kendali atas sebagian wilayah.
“Prajurit kami melakukan pekerjaan pengaturan perbatasan dengan Azerbaijan (dan) di pertambangan, dengan memasang tanda-tanda peringatan. Tidak ada tujuan sabotase,” terangnya.
Kementerian Luar Negeri Armenia menambahkan bahwa tindakan provokatif dari kepemimpinan militer-politik Azerbaijan ditujukan untuk memperburuk situasi, yang dapat secara serius merusak perdamaian dan stabilitas regional.
Namun, Azerbaijan juga menuduh tetangganya melanggar ketentuan perjanjian trilateral yang ditengahi Moskow, yang telah menghentikan pertempuran sengit yang merenggut nyawa ribuan tentara di kedua belah pihak selama perang singkat Nagorno-Karabakh.
Pada November tahun lalu, Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menandatangani perjanjian gencatan senjata untuk membekukan konflik di wilayah yang disengketakan. Nagorno-Karabakh dianggap sebagai bagian de jure dari Azerbaijan, tetapi merupakan rumah bagi banyak etnis Armenia dan dijalankan hampir secara otonom oleh pejabat yang memiliki hubungan dekat dengan Yerevan. Kesepakatan itu membuat Armenia melepaskan kendali atas sebagian wilayah.
Lihat Juga :