Prancis Ogah Terseret Konflik China-AS

Minggu, 23 Mei 2021 - 00:11 WIB
Ketika ditanya apakah orang Eropa akan memiliki otonomi strategis, Lecointre mengatakan UE pada awalnya dibangun di sekitar hubungan ekonomi, dan penempaan identitas politik bersama tidak diragukan lagi akan lebih sulit dalam jangka pendek.

"Kami berada di titik balik,” ucap jenderal itu.

“Eropa akan tetap seperti sekarang ini, pada akhirnya menghilang dari panggung internasional, atau dia akan dapat memenuhi harapan keamanan warganya,” ia menambahkan.

Baca juga: Beijing: Kapal Perang AS Masuk Wilayah China di Laut China Selatan

AS dan China terlibat perselisihan dalam banyak masalah beberapa tahun terkahir, termasuk perdagangan, Hong Kong, dan Taiwan. Pejabat AS, antara lain, telah menekan negara-negara Eropa untuk menghapus teknologi telekomunikasi China dari pasar mereka.

Presiden Prancis Emmanuel Macron awal tahun ini mengatakan bahwa akan menjadi "kontraproduktif" bagi UE untuk secara tegas bergabung dengan AS dalam persaingannya dengan Beijing.

Lecointre juga mengatakan bahwa, seperti China, Rusia menjadi pesaing yang sangat berbahaya dalam hal kapal selam dan rudal balistik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!