Agresi Israel Berlanjut, Serangan Udara Tewaskan Enam Orang di Gaza
Kamis, 20 Mei 2021 - 02:31 WIB
Brigade Al-Qassam , sayap militer Hamas, dan Brigade Al-Quds, sayap bersenjata Jihad Islam, mengatakan bahwa tembakan artileri telah diarahkan ke situs militer di sekitar Jalur Gaza dan roket ditembakkan ke kota-kota Israel.
Baca juga: Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Duduki Pabrik Drone Tempur Israel
Jumlah serangan yang diluncurkan dari Jalur Gaza telah menurun dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya pembicaraan tentang perjanjian gencatan senjata dengan Israel.
Awalnya roket ditembakkan ke arah Tel Aviv dan kota-kota di Israel tengah, tetapi serangan rudal terbaru telah diarahkan ke daerah perkotaan yang berdekatan dengan Jalur Gaza, serta Ashkelon dan terkadang Ashdod.
Seorang pejabat Jihad Islam, Dawood Shehab, mengatakan bahwa negosiasi gencatan senjata yang ditengahi Mesir berarti bahwa serangan roket di Tel Aviv dihentikan dengan imbalan diakhirinya penghancuran menara tempat tinggal di Gaza.
"Kami menerima proposal pada Rabu pagi dari Mesir, yang saat ini sedang dirancang oleh Mesir, dan akan dibahas dalam upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata," kata Shehab kepada Arab News.
Baca juga: China Sebut AS Terus 'Siram Minyak' Dalam Konflik Israel-Palestina
"Tuntutan kami adalah menghentikan pelanggaran Israel atas Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa, dan memastikan rekonstruksi Jalur Gaza setelah perang berakhir," tambahnya.
Shehab tampak puas dengan pencapaian faksi.
Baca juga: Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Duduki Pabrik Drone Tempur Israel
Jumlah serangan yang diluncurkan dari Jalur Gaza telah menurun dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya pembicaraan tentang perjanjian gencatan senjata dengan Israel.
Awalnya roket ditembakkan ke arah Tel Aviv dan kota-kota di Israel tengah, tetapi serangan rudal terbaru telah diarahkan ke daerah perkotaan yang berdekatan dengan Jalur Gaza, serta Ashkelon dan terkadang Ashdod.
Seorang pejabat Jihad Islam, Dawood Shehab, mengatakan bahwa negosiasi gencatan senjata yang ditengahi Mesir berarti bahwa serangan roket di Tel Aviv dihentikan dengan imbalan diakhirinya penghancuran menara tempat tinggal di Gaza.
"Kami menerima proposal pada Rabu pagi dari Mesir, yang saat ini sedang dirancang oleh Mesir, dan akan dibahas dalam upaya mencapai kesepakatan gencatan senjata," kata Shehab kepada Arab News.
Baca juga: China Sebut AS Terus 'Siram Minyak' Dalam Konflik Israel-Palestina
"Tuntutan kami adalah menghentikan pelanggaran Israel atas Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa, dan memastikan rekonstruksi Jalur Gaza setelah perang berakhir," tambahnya.
Shehab tampak puas dengan pencapaian faksi.
Lihat Juga :