Serangan Drone Saudi Soroti Era Perang Jarak Jauh di Timur Tengah

Selasa, 11 Mei 2021 - 05:00 WIB
Mekelberg mengatakan, drone atau UAV sekarang dikenal sebagai "amunisi berkeliaran" teknologi otonom dan tak berawak yang dapat berkeliaran di sekitar target sebelum menyerang.

UAV mengacu pada semua jenis perangkat otonom kecil dan menengah tanpa pilot di dalamnya. Mereka dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh pilot di darat atau dapat terbang mengikuti rencana penerbangan yang telah ditentukan sebelumnya.

Beberapa model drone, dengan menggunakan teknologi terbaru, dapat menggunakan sinyal GPS dari satelit untuk menghubungkan serta mengkomunikasikan lokasinya kepada pilot. Teroris dapat menggunakan teknologi drone tersebut untuk pengawasan, pengintaian atau untuk menabrak target.

Drone, tergantung pada tipenya, dapat menempuh jarak antara puluhan hingga ratusan ribu kilometer.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!