Diplomat dari Lima Negara, Tanpa AS, Lanjutkan Perundingan Nuklir Iran
Minggu, 02 Mei 2021 - 04:04 WIB
Baca juga: Uni Eropa Desak Israel Fasilitasi Pemilu Palestina yang Ditunda
“Pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pencabutan beberapa sanksi era Trump yang paling ketat dalam upaya membuat Iran kembali mematuhi persyaratan perjanjian nuklir,” ungkap pejabat AS saat ini dan sebelumnya, serta pihak lain yang mengetahui masalah itu.
Baca juga: Wanita Sedang Kencan Terbunuh Saat Tertimpa Pria yang Lompat Bunuh Diri
Menjelang pembicaraan utama, perwakilan utama Rusia Mikhail Ulyanov mengatakan anggota JCPOA bertemu dengan pejabat dari delegasi AS tetapi delegasi Iran belum siap bertemu diplomat AS.
"Peserta JCPOA hari ini mengadakan konsultasi informal dengan delegasi AS di pembicaraan Wina tentang pemulihan penuh kesepakatan nuklir," tweet Ulyanov.
Rencana Aksi Komprehensif Bersama, atau JCPOA, menjanjikan insentif ekonomi Iran dengan imbalan pembatasan program nuklirnya.
“Pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan pencabutan beberapa sanksi era Trump yang paling ketat dalam upaya membuat Iran kembali mematuhi persyaratan perjanjian nuklir,” ungkap pejabat AS saat ini dan sebelumnya, serta pihak lain yang mengetahui masalah itu.
Baca juga: Wanita Sedang Kencan Terbunuh Saat Tertimpa Pria yang Lompat Bunuh Diri
Menjelang pembicaraan utama, perwakilan utama Rusia Mikhail Ulyanov mengatakan anggota JCPOA bertemu dengan pejabat dari delegasi AS tetapi delegasi Iran belum siap bertemu diplomat AS.
"Peserta JCPOA hari ini mengadakan konsultasi informal dengan delegasi AS di pembicaraan Wina tentang pemulihan penuh kesepakatan nuklir," tweet Ulyanov.
Rencana Aksi Komprehensif Bersama, atau JCPOA, menjanjikan insentif ekonomi Iran dengan imbalan pembatasan program nuklirnya.
Lihat Juga :