Rusia Bantai 200 Militan di Suriah, Dibom dari Udara
Selasa, 20 April 2021 - 08:39 WIB
Menurut militer Moskow, kelompok militan membangun pangkalan-pangkalan yang disamarkan di timur laut Palmyra, di mana fasilitas-fasilitas tersebut dibangun untuk serangan teroris dan pembuatan alat peledak.
Wakil Kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, Laksamana Muda Alexander Karpov, mengonfirmasi serangan militer hari Senin. Menurutnya, pesawat-pesawat Angkatan Udara Rusia telah mencapai target-target mereka.
Selama konferensi pers kemarin, dia mencatat bahwa pasukan Rusia menerima informasi bahwa kelompok militan mendirikan pangkalan yang disamarkan di timur laut Palmyra, di mana kelompok-kelompok militan dibentuk untuk melakukan serangan teroris di berbagai wilayah negara itu. "Serta untuk pembuatan peledak improvisasi," paparnya.
Setelah lokasi objek-objek itu dikonfirmasi, serangan udara diluncurkan oleh Pasukan Dirgantara Rusia.
"Akibatnya...dua tempat penampungan, hingga 200 militan, 24 truk pickup dengan senapan mesin berat, serta sekitar 500 kilogram amunisi dan komponen untuk membuat alat peledak rakitan hancur," kata Karpov yang dilansir Sputniknews.
Wakil Kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, Laksamana Muda Alexander Karpov, mengonfirmasi serangan militer hari Senin. Menurutnya, pesawat-pesawat Angkatan Udara Rusia telah mencapai target-target mereka.
Selama konferensi pers kemarin, dia mencatat bahwa pasukan Rusia menerima informasi bahwa kelompok militan mendirikan pangkalan yang disamarkan di timur laut Palmyra, di mana kelompok-kelompok militan dibentuk untuk melakukan serangan teroris di berbagai wilayah negara itu. "Serta untuk pembuatan peledak improvisasi," paparnya.
Setelah lokasi objek-objek itu dikonfirmasi, serangan udara diluncurkan oleh Pasukan Dirgantara Rusia.
"Akibatnya...dua tempat penampungan, hingga 200 militan, 24 truk pickup dengan senapan mesin berat, serta sekitar 500 kilogram amunisi dan komponen untuk membuat alat peledak rakitan hancur," kata Karpov yang dilansir Sputniknews.
Lihat Juga :