Kim Jong-un Minta Rudal Nuklir Korea Utara Siap Tempur

Sabtu, 17 April 2021 - 12:52 WIB
Pada Maret lalu, Korut menembakkan beberapa rudal jarak pendek ke Laut Jepang dan Laut Kuning dalam uji coba misil. Itu merupakan uji coba rudal pertama kalinya setelah Presiden AS Joe Biden menjabat.

Dewan Keamanan PBB telah melarang Korea Utara untuk menguji senjata ampuh tersebut, tetapi telah mengabaikan perintah itu pada banyak kesempatan.

Ada kekhawatiran yang berkembang tentang kemajuan teknologi militer Korea Utara dan para ahli yakin negara itu meningkatkan program nuklirnya.

Sebuah laporan mengkhawatirkan yang diterbitkan oleh sebuah wadah pemikir Korea, yang disebut Asan Institute for Policy Studies, menyatakan Korea Utara dapat memiliki 200 senjata nuklir dan beberapa lusin rudal balistik antarbenua pada tahun 2027.

Laporan itu menyatakan Amerika Serikat dan Korea Selatan "tidak siap" untuk menghadapi ancaman senjata nuklir Korea Utara yang berkembang.

Laporan itu juga menyatakan upaya Washington dan Seoul untuk menghentikan negara nakal itu memperluas persenjataan nuklirnya, melalui serangkaian negosiasi, telah gagal.

Masih menurut laporan itu, Kim membangun kekuatan senjata nuklir yang mampu memungkinkan dominasi semenanjung Korea dan AS dan Korea Selatan perlu mengembangkan pertahanan yang ditingkatkan untuk mempertahankan pencegahan sekarang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!