Pria Cacat Dikremasi Hidup-hidup, Gantikan Mayat Pria Kaya yang Minta Dikubur

Kamis, 15 April 2021 - 08:16 WIB
Mengutip South China Morning Post, Kamis (15/4/2021), si penculik dijatuhi hukuman mati yang eksekusinya ditangguhkan oleh pengadilan, dan kasus itu menjadi terkenal minggu ini ketika muncul dalam laporan media China.

Baca juga: Tentara Rusia di Dekat Ukraina Siap Perang Besar-besaran

Penguburan dilarang di sebagian besar China, terutama di kota-kota besar.

Pihak berwenang berpendapat kremasi menghemat ruang lahan dan lebih ramah lingkungan.

Tetapi beberapa keluarga berusaha keras untuk menghindari kremasi, dengan banyak yang percaya penguburan adalah satu-satunya cara bagi orang mati untuk mendapatkan kedamaian.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!