Gedung Putih: AS Tidak Terlibat Sabotase Situs Nuklir Iran

Selasa, 13 April 2021 - 20:08 WIB
Penggantinya Joe Biden ingin menghidupkan kembali kesepakatan antara Iran dan sekelompok kekuatan dunia, yang membatasi program nuklir republik Islam itu dengan imbalan keringanan sanksi ekonomi.

Psaki mengatakan bahwa insiden itu tidak akan menggagalkan pembicaraan, di mana Washington mengambil bagian secara tidak langsung.

"Fokus kami tentu saja ke jalur diplomasi ke depan. Kami belum diberi indikasi bahwa kehadiran pada pembahasan yang akan dilanjutkan Rabu ini telah berubah," ujarnya.

Iran menuduh musuh bebuyutannya, Israel , berada di balik serangan itu, dan berjanji akan melakukan "balas dendam" serta meningkatkan aktivitas nuklirnya .

Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengatakan ledakan kecil telah menghantam pusat distribusi listrik fasilitas nuklir Natanz pada hari Minggu lalu, dalam apa yang oleh Kementerian Luar Negeri Iran sebut sebagai tindakan "terorisme" Israel.

Baca juga: 'Kecelakaan' Landa Fasilitas Nuklir Natanz Iran
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!