Inggris dan AS Tegaskan Rusia Harus Berhenti 'Ganggu' Stabilitas Ukraina

Minggu, 11 April 2021 - 22:37 WIB
Menteri Pertahanan Ukraina Andrii Taran mengatakan Rusia berusaha memaksa Kiev untuk menyerah dalam negosiasi dengan meningkatkan kehadiran militernya di perbatasan. Meski begitu ia menegaskan bahwa Ukraina tidak akan berhenti berperang.

"Tujuan sebenarnya Rusia membangun militer di sepanjang perbatasan Ukraina dan di wilayah pendudukan sementara Republik Otonomi Crimea, mungkin meningkatkan tekanan pada Ukraina untuk tujuan memaksanya menyerah dalam proses negosiasi," kata Taran. Baca juga: Rusia Bentuk Unit Militer Pertama yang Dipersenjatai Robot Tempur

"Api permusuhan yang dibakar oleh Rusia hanya untuk dijinakkan dengan cara politik dan diplomatik. Ukraina awalnya bertujuan untuk cara beradab mengembalikan wilayah yang diduduki sementara. Namun, tidak boleh ada kompromi dalam hal membela kepentingan Ukraina,"sambungnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!