Junta Myanmar Semakin Brutal, 618 Tewas Termasuk 48 Anak-anak

Minggu, 11 April 2021 - 08:37 WIB
Seorang penduduk mengatakan pihak berwenang menolak untuk membiarkan petugas penyelamat berada di dekat mayat para korban.

"Mereka menumpuk semua mayat, memasukannya ke dalam truk tentara dan membawanya pergi," katanya kepada AFP yang dinukil France24, Minggu (11/4/2021).

Kekerasan di Bago menambah jumlah korban tewas dalam aksi kekerasan terhadap demonstrasi anti kudeta. Hingga hari Jumat, AAPP, yang telah melacak insiden dan korban jiwa, melaporkan bahwa setidaknya 618 orang, termasuk setidaknya 48 anak-anak, telah dibunuh oleh junta dalam waktu kurang dari dua bulan sejak militer mengambil alih seperti disitir dari CBS News.

Sedangkan veris junta, korban tewas adalah 248.

Baca juga: Puluhan Anak Tewas, Junta Myanmar Salahkan Demonstran

Terlepas dari pertumpahan darah yang terjadi setiap hari, pengunjuk rasa terus turun ke jalan dengan demonstran yang menunjukkan ketidakpuasan mereka dengan cara yang sangat kreatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!