Seteru Rusia dan Ukraina Bisa Berubah Jadi Perang Dunia
Senin, 05 April 2021 - 10:48 WIB
Baca juga: Inilah Pangeran Hamzah yang Dituduh Perencana Kudeta Kerajaan Yordania
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa situasi di garis kontak di timur Ukraina antara pasukan pemerintah Ukraina dan pasukan separatis pro-Rusia cukup menakutkan dan beberapa "provokasi" sedang terjadi di sana.
"Federasi Rusia memindahkan angkatan bersenjatanya di dalam wilayahnya atas kebijakannya sendiri," kata Peskov seperti dikutip dari BBC.
Dia menambahkan bahwa hal itu tidak perlu mengkhawatirkan siapa pun dan tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun. Menurutnya, Rusia mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan perbatasannya sendiri.
“Ada peningkatan aktivitas di perimeter perbatasan Rusia oleh NATO, aliansi lain, masing-masing negara—semuanya mewajibkan kami untuk waspada,” ujar Peskov.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa situasi di garis kontak di timur Ukraina antara pasukan pemerintah Ukraina dan pasukan separatis pro-Rusia cukup menakutkan dan beberapa "provokasi" sedang terjadi di sana.
"Federasi Rusia memindahkan angkatan bersenjatanya di dalam wilayahnya atas kebijakannya sendiri," kata Peskov seperti dikutip dari BBC.
Dia menambahkan bahwa hal itu tidak perlu mengkhawatirkan siapa pun dan tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun. Menurutnya, Rusia mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan perbatasannya sendiri.
“Ada peningkatan aktivitas di perimeter perbatasan Rusia oleh NATO, aliansi lain, masing-masing negara—semuanya mewajibkan kami untuk waspada,” ujar Peskov.
(min)
Lihat Juga :