Putin Tuduh Ukraina Provokasi Bentrokan dengan Separatis Pro-Rusia
Rabu, 31 Maret 2021 - 19:15 WIB
"Pihak Rusia menyatakan keprihatinan serius atas eskalasi konfrontasi bersenjata yang diprovokasi oleh Ukraina di sepanjang garis kontak dan penolakan efektifnya untuk melaksanakan perjanjian Juli 2020 untuk memperkuat rezim gencatan senjata," kata Kremlin seperti dikutip dari Reuters, Rabu (31/3/2021).
Baca juga: Kremlin Sebut Barat Terus Berupaya Tekan dan Kucilkan Rusia
Jerman, Rusia, dan Prancis adalah bagian dari format Normandia yang juga mencakup Ukraina dan dibentuk pada tahun 2014 untuk mencoba menyelesaikan konflik di timur Ukraina.
"Putin, Merkel dan Macron juga membahas prospek untuk mendaftarkan vaksin COVID-19 Rusia, Sputnik V, di Uni Eropa, serta Libya, Suriah, kesepakatan nuklir Iran," kata Kremlin.
"Putin juga menjawab pertanyaan tentang politisi oposisi Alexei Navalny yang dipenjara," Kremlin menambahkan.
Baca juga: Kremlin Sebut Barat Terus Berupaya Tekan dan Kucilkan Rusia
Jerman, Rusia, dan Prancis adalah bagian dari format Normandia yang juga mencakup Ukraina dan dibentuk pada tahun 2014 untuk mencoba menyelesaikan konflik di timur Ukraina.
"Putin, Merkel dan Macron juga membahas prospek untuk mendaftarkan vaksin COVID-19 Rusia, Sputnik V, di Uni Eropa, serta Libya, Suriah, kesepakatan nuklir Iran," kata Kremlin.
"Putin juga menjawab pertanyaan tentang politisi oposisi Alexei Navalny yang dipenjara," Kremlin menambahkan.
(ian)
Lihat Juga :