Krisis Tak Kunjung Usai, Lebanon Bisa Bernasib Sama dengan Titanic
Selasa, 30 Maret 2021 - 00:57 WIB
Kementerian Energi Lebanon telah mengatakan bahwa baik pihaknya ataupun pemerintah, sudah tidak lagi memiliki dana untuk membayar impor setelah Maret.
Pembangkit listrik Zahrani, salah satu dari empat penghasil listrik utama Lebanon, telah ditutup setelah bahan bakarnya habis.Baca juga: Lebanon: Negara Sektarianistik Tanpa Tedeng Aling-aling
Lebanon sendiri telah dilanda krisis politik, yang berujung pada krisis ekonomi sejak tahun 2019 lalu. Situasi diperparah dengan ledakan di pelabuhan Beirut pada Agustus 2020 lalu.
Negara Eropa, khususnya Prancis, mengatakan tidak akan memberikan bantuan sebelum adanya perubahan signifikan di tubuh pemerintah Lebanon.
Pembangkit listrik Zahrani, salah satu dari empat penghasil listrik utama Lebanon, telah ditutup setelah bahan bakarnya habis.Baca juga: Lebanon: Negara Sektarianistik Tanpa Tedeng Aling-aling
Lebanon sendiri telah dilanda krisis politik, yang berujung pada krisis ekonomi sejak tahun 2019 lalu. Situasi diperparah dengan ledakan di pelabuhan Beirut pada Agustus 2020 lalu.
Negara Eropa, khususnya Prancis, mengatakan tidak akan memberikan bantuan sebelum adanya perubahan signifikan di tubuh pemerintah Lebanon.
(esn)
Lihat Juga :