Krisis Tak Kunjung Usai, Lebanon Bisa Bernasib Sama dengan Titanic

Selasa, 30 Maret 2021 - 00:57 WIB
loading...
Krisis Tak Kunjung Usai,...
Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri mengatakan, Lebanon dapat tenggelam seperti Titanic, jika tidak dapat membentuk pemerintahan. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri mengatakan, Lebanon dapat tenggelam seperti Titanic. Berri menyebut, hal ini bisa terjadi jika Lebanon tidak dapat membentuk pemerintahan.

Perdana Menteri yang ditunjuk Saad Al-Hariri dan Presiden Michel Aoun telah berselisih tentang kabinet baru selama berbulan-bulan. Kondisi ini menghancurkan harapan pembalikan krisis keuangan Lebanon yang semakin dalam.

"Kita semua akan tenggelam, tanpa pengecualian," kata Berri pada pembukaan sidang parlemen, seperti dilansir Arab News pada Selasa (30/3/2021).Baca juga: Paus Fransiskus: Kunjungan Selanjutnya ke Lebanon yang Menderita

Sidang Parlemen itu sendiri diketahui akan membahas dana darurat sebesar USD200 juta untuk membayar bahan bakar bagi perusahaan listrik Lebanon.

Kementerian Energi Lebanon telah mengatakan bahwa baik pihaknya ataupun pemerintah, sudah tidak lagi memiliki dana untuk membayar impor setelah Maret.

Pembangkit listrik Zahrani, salah satu dari empat penghasil listrik utama Lebanon, telah ditutup setelah bahan bakarnya habis.Baca juga: Lebanon: Negara Sektarianistik Tanpa Tedeng Aling-aling

Lebanon sendiri telah dilanda krisis politik, yang berujung pada krisis ekonomi sejak tahun 2019 lalu. Situasi diperparah dengan ledakan di pelabuhan Beirut pada Agustus 2020 lalu.

Negara Eropa, khususnya Prancis, mengatakan tidak akan memberikan bantuan sebelum adanya perubahan signifikan di tubuh pemerintah Lebanon.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
Rencana Trump untuk...
Rencana Trump untuk Gaza Sama dengan Pembersihan Etnis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved