Insiden Kapal Raksasa di Terusan Suez Dianggap Kutukan Firaun
Senin, 29 Maret 2021 - 08:37 WIB
"Pembicaraan [spekulasi] ini tidak berdasar karena relokasi mumi akan menghormati mereka karena mereka akan ditempatkan di tempat yang menjadi milik mereka dan sejarah mereka," kata arkeolog terkenal Mesir, Zahi Hawwas, seperti dikutip Gulf News, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Kacaukan Terusan Suez, Bos Kapal Raksasa Ever Given Minta Maaf
Dia mengatakan kepada stasiun televisi Al Nahar bahwa kematian beberapa arkeolog setelah mereka membuka kuburan Mesir kuno pada tahun-tahun terakhir ini disebabkan oleh kuman beracun di dalamnya.
“Prosesi mumi kerajaan [selama relokasi mereka] adalah publisitas terbesar untuk Mesir. Mata seluruh dunia akan tertuju pada Mesir di tengah penghormatan yang tinggi selama pengangkutan mumi yang akan memakan waktu 40 menit," papar Hawwas.
Mesir baru-baru ini meningkatkan upaya untuk merombak situs-situs kuno dan membangun lebih banyak museum sebagai bagian dari upaya untuk meremajakan pariwisatanya, yang merupakan sumber utama pendapatan nasional.
Baca juga: Kacaukan Terusan Suez, Bos Kapal Raksasa Ever Given Minta Maaf
Dia mengatakan kepada stasiun televisi Al Nahar bahwa kematian beberapa arkeolog setelah mereka membuka kuburan Mesir kuno pada tahun-tahun terakhir ini disebabkan oleh kuman beracun di dalamnya.
“Prosesi mumi kerajaan [selama relokasi mereka] adalah publisitas terbesar untuk Mesir. Mata seluruh dunia akan tertuju pada Mesir di tengah penghormatan yang tinggi selama pengangkutan mumi yang akan memakan waktu 40 menit," papar Hawwas.
Mesir baru-baru ini meningkatkan upaya untuk merombak situs-situs kuno dan membangun lebih banyak museum sebagai bagian dari upaya untuk meremajakan pariwisatanya, yang merupakan sumber utama pendapatan nasional.
(min)
Lihat Juga :