Raih Kursi Parlemen, Partai Islam Kejutkan Pemilu Israel

Jum'at, 26 Maret 2021 - 12:04 WIB
Baca juga: Biden: China Tak Akan Bisa Kalahkan AS Jadi Negara Terkuat di Dunia

Blok pro-Netanyahu setelah pemungutan suara hari Selasa juga mencakup blok Zionisme Agama ekstremis sayap kanan yang anggotanya telah melontarkan retorika anti-Arab yang menghasut.

Prospek Raam dan Zionisme Agama untuk duduk dalam koalisi yang stabil di bawah Netanyahu tampak suram.

Bagi kubu anti-Netanyahu yang terpecah secara ideologis, melibatkan Abbas juga bisa menjadi hal yang rumit.

Blok itu termasuk partai sentris sekuler Yesh Atid, yang dipimpin oleh Yair Lapid, kubu sayap kanan religius yang membelot dari Likud—partainya Netanyahu, serta saingan Abbas dalam aliansi Daftar Gabungan.

Amal Jamal, seorang analis di Universitas Tel Aviv, mengatakan Abbas "tidak memiliki garis merah" dan dapat menyelaraskan dengan kubu mana pun yang paling sesuai dengan kepentingannya.

"Dia akan menggoda semua pihak untuk mencoba dan mencapai apa yang dia inginkan," kata Jamal kepada AFP.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!