Biden: China Tak Akan Bisa Kalahkan AS Jadi Negara Terkuat di Dunia

Jum'at, 26 Maret 2021 - 09:09 WIB
loading...
Biden: China Tak Akan...
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden sesumbar bahwa China tidak akan bisa mengalahkan Amerika Serikat (AS) untuk menjadi negara terkuat di dunia.

Dia bersumpah akan mencegah Beijing mengungguli Washington dengan berinvestasi besar-besaran untuk memastikan Amerika menang dalam persaingan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Baca juga: Ditembakkan Korut, Ini Penampakan Rudal Taktis Berhulu Ledak 2,5 Ton

Biden mengatakan dia telah menghabiskan "berjam-jam" dengan Presiden China Xi Jinping ketika dia menjabat sebagai wakil presiden di era presiden Barack Obama. Dia yakin presiden China percaya otokrasi—bukan demokrasi—memegang kunci masa depan.

Presiden dari Partai Demokrat itu mengaku telah menjelaskan kepada Xi Jinping bahwa Amerika Serikat tidak mencari konfrontasi, tetapi akan bersikeras China mematuhi aturan internasional untuk persaingan yang adil, perdagangan yang adil, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

"China memiliki tujuan keseluruhan...menjadi negara terkemuka di dunia, negara terkaya di dunia, dan negara paling kuat di dunia," katanya kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Jumat (26/3/2021).

"Itu tidak akan terjadi di jam tangan saya karena Amerika Serikat akan terus berkembang," ujarnya.

Biden membidik Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin karena merangkul otokrasi.

"Dia salah satu orang, seperti Putin, yang berpikir bahwa otokrasi adalah gelombang masa depan, (dan) demokrasi tidak dapat berfungsi di dunia yang selalu kompleks," kata Presiden Biden pada konferensi pers pertamanya sejak menjabat pada Januari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved