Kebijakan Korut Halau Covid-19 Perburuk Kondisi HAM dan Ekonomi

Minggu, 21 Maret 2021 - 21:55 WIB
Dia mendesak pihak berwenang Korut untuk memastikan bahwa konsekuensi negatif dari tindakan pencegahan tidak menjadi lebih besar daripada dampak pandemi itu sendiri.

Korut tidak memberikan respon mengenai hal ini. Pyongyang juga diketahui tidak mengakui mandat penyelidik PBB dan sebelumnya menolak tuduhan PBB atas kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh mereka.

Baca: Malaysia Sesalkan Keputusan Korut Putus Hubungan Diplomatik

"Pengurangan perdagangan dengan China telah menyebabkan penurunan signifikan dalam aktivitas pasar, mengurangi pendapatan bagi banyak keluarga yang bergantung pada aktivitas pasar skala kecil," jelas Ojea Quintana.

"Terjadi kekurangan barang-barang kebutuhan pokok, obat-obatan, input pertanian untuk pertanian dan bahan baku untuk pabrik milik negara," sambungnya. Ia juga menyuarakan keprihatinan bahwa topan dan banjir tahun lalu dapat menyebabkan krisis pangan yang serius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!