Pertama Kalinya, Wanita Terpilih Masuk Biro Politik Hamas

Selasa, 16 Maret 2021 - 15:44 WIB
Baca juga: Israel Ancam Para Pemimpin Hamas Agar Tidak Ikut Pemilu Palestina

"Hamas ingin mengirim sinyal positif ke komunitas internasional dan seluruh wilayah dengan mengubah citranya dan menunjukkannya terbuka dan wanita diwakili," kata Adnan Abou Amer, Profesor Politik dan Media di Universitas Islam Gaza yang dikutip Al Araby, Selasa (16/3/2021).

Hamas, dianggap sebagai organisasi teroris oleh banyak negara bagian barat, dijadwalkan untuk mengadakan pemilihan umum untuk kepalanya secara umum dalam beberapa bulan mendatang, dengan calon petahana berbasis Qatar Ismail Haniyeh diperkirakan akan melawan wakilnya Jamal al-Aruri dan mantan pemimpin kelompok itu Khaled Meshal.

Gerakan itu telah menghadapi tiga perang dengan Israel sejak 2008. Pengadilan Kriminal Internasional telah membuka investigasi yang akan melihat dugaan kejahatan perang yang mungkin telah dilakukan oleh Israel dan Hamas selama konflik 2014.

Baca juga: Israel Sita Barang Senilai Rp1,7 Miliar dari Turki untuk Hamas
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!