Rusia Bersumpah Membalas Jika AS Tempatkan Rudal Terlarang di Jepang
Sabtu, 13 Maret 2021 - 03:49 WIB
Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan penyebaran rudal jarak menengah Amerika yang rencananya akan dilakukan di wilayah Asia-Pasifik dapat memicu perlombaan senjata baru dan potensi kebuntuan dengan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi.
“Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa penyebaran rudal darat jarak menengah dan jarak pendek Amerika di berbagai wilayah dunia, termasuk kawasan Asia-Pasifik, dalam konfigurasi apa pun, akan memiliki efek destabilisasi yang ekstrem terhadap keamanan internasional dan regional,”kata juru bicara kementerian tersebut, Maria Zakharova, dalam konferensi pers hari Jumat.
“Kemungkinan akan memicu perlombaan senjata baru tanpa benar-benar memperkuat keamanan AS dan sekutunya, dan reaksi Rusia niscaya akan menyusul,” lanjut Zakharova, seperti dilansir Russia Today, Sabtu (13/3/2021).
Zakharova juga mengungkapkan bahwa Moskow terbuka untuk "pekerjaan yang setara dan konstruktif" untuk memperkuat keamanan internasional setelah berakhirnya Perjanjian INF.
Baca juga: Militer Swedia: Rusia Lebih Siap Dibandingkan NATO untuk Perang Skala Besar
“Saya ingin menekankan sekali lagi bahwa penyebaran rudal darat jarak menengah dan jarak pendek Amerika di berbagai wilayah dunia, termasuk kawasan Asia-Pasifik, dalam konfigurasi apa pun, akan memiliki efek destabilisasi yang ekstrem terhadap keamanan internasional dan regional,”kata juru bicara kementerian tersebut, Maria Zakharova, dalam konferensi pers hari Jumat.
“Kemungkinan akan memicu perlombaan senjata baru tanpa benar-benar memperkuat keamanan AS dan sekutunya, dan reaksi Rusia niscaya akan menyusul,” lanjut Zakharova, seperti dilansir Russia Today, Sabtu (13/3/2021).
Zakharova juga mengungkapkan bahwa Moskow terbuka untuk "pekerjaan yang setara dan konstruktif" untuk memperkuat keamanan internasional setelah berakhirnya Perjanjian INF.
Baca juga: Militer Swedia: Rusia Lebih Siap Dibandingkan NATO untuk Perang Skala Besar
Lihat Juga :