Militer Swedia: Rusia Lebih Siap Dibandingkan NATO untuk Perang Skala Besar

Sabtu, 13 Maret 2021 - 00:28 WIB
"Keuntungan itu bertahan lama, setidaknya sampai AS dapat tiba dengan pasukan darat yang lebih besar, yang membutuhkan setidaknya beberapa bulan," ujarnya.

FOI menjalankan simulasi perang untuk menilai keseimbangan kekuatan militer NATO dan mitranya dalam kaitannya dengan Rusia. Ini termasuk simulasi serangan Rusia di Baltik melalui Belarusia. Senjata nuklir AS, Prancis, Inggris dan Rusia tidak digunakan dalam simulasi.

Namun, mereka memasukkan ancaman nuklir, termasuk terhadap Swedia dan Finlandia, untuk menjaga kedua negara Nordik tersebut keluar dari konflik.

Kendati demikian, kesimpulannya tetap sama seperti tahun 2017, terlepas dari jaminan dan dukungan militer NATO.

"Jika Rusia menyerang Baltik dalam waktu singkat, mereka memiliki prospek yang cukup bagus untuk berhasil," kata Pallin.

Baca juga: Berisiknya Aktivitas Seks Pasangan Ini Bikin Marah Tetangga, Curhatnya Viral

Menurut FOI, meskipun pengeluaran militer NATO meningkat dan posisi yang semakin maju di dekat Rusia, belum ada perubahan besar dalam keseimbangan kekuatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!