Ketegangan Meningkat, AS-China Sepakat Bertemu di Alaska

Kamis, 11 Maret 2021 - 07:56 WIB
"Saya melihat ini sebagai, dalam banyak hal, hubungan paling penting yang kita miliki di dunia. Dan China sama-sama memiliki kemampuan - secara militer, ekonomi, diplomatik - untuk merusak sistem berbasis aturan internasional yang telah banyak didedikasikan AS untuk dibangun," tukasnya.

Blinken mengatakan bahwa belum ada pertemuan lanjutan yang direncanakan dan pertemuan yang tertunda bukanlah apa yang disebutnya sebagai "dialog strategis." Setiap pertemuan tatap muka di masa depan akan didasarkan pada apakah pemerintahan Biden melihat hasil nyata terkait dengan China.

Pertemuan itu, yang akan dihadiri Direktur Kantor Komisi Pusat Luar Negeri China Yang Jiechi dan Penasihat Negara Wang Yi, akan berlangsung di akhir perjalanan Blinken ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel) bersama Menteri Pertahanan Lloyd Austin, yang akan dimulai pada hari Minggu. Penasihat keamanan nasional Jake Sullivan akan menemui mereka di Anchorage.

Baca juga: Guam Jadi Target China, Komandan AS Minta Tambahan Sistem Pertahanan

Pertemuan tersebut mungkin berfungsi sebagai penyelamat hubungan luar negeri paling signifikan dari 50 hari masa jabatan Joe Biden sebagai presiden, karena pemerintahannya berusaha untuk mengatasi masalah paling kritis yang dihadapi AS yang kerap terkait erat dengan China.

Pertemuan itu dipastikan akan fokus pada penyebaran pandemi virus Corona, pencurian sistematis kekayaan intelektual yang dilakukan Beijing dari bisnis dan departemen federal AS, serta aksi provokatif militer China dalam beberapa bulan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!