Rusia Tunggu Bantuan AS Saat Kasus Virus Corona Turun

Selasa, 19 Mei 2020 - 05:01 WIB
Meski Rusia mengirim sejumlah ventilator medis buatan Rusia ke AS pada awal April, para pejabat AS menyatakan alat-alat itu tidak diperlukan pada akhirnya.

Perdana Menteri (PM) Rusia Mikhail Mishustin yang terjangkit corona bulan lalu menyatakan situasi telah membaik dan banyak pasien telah keluar dari rumah sakit.

“Situasi masih sulit, tapi kami dapat mengatakan kami telah dapat menghentikan pertumbuhan tingkat infeksi. Dinamikanya positif, menurut perkiraan paling cermat,” kata dia saat konferensi video. (Baca Juga: Indonesia Masuk 63 Negara yang Dukung Penyelidikan Asal-usul Covid-19)

Moskow dan wilayah lain di Rusia memasuki pekan kedelapan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona. Namun Mishustin menyatakan 27 wilayah telah aman untuk mulai melonggarkan pembatasan secara bertahap.

Korban meninggal akibat corona di Rusia mencapai 2.722, setelah bertambah 91 orang pada Senin (18/5). (Baca Juga: Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!