Dipecat Junta, Dubes Myanmar di PBB Tegaskan akan Lanjutkan Perlawanan
Senin, 01 Maret 2021 - 02:05 WIB
Kyaw dipecat karena mendesak negara-negara untuk menggunakan segala cara yang diperlukan untuk membalikkan kudeta militer. Foto/Ist
NEW YORK - Duta Besar Myanmar untuk PBB , Kyaw Moe Tun berjanji akan melanjutkan perlawanansetelah junta memecatnya. Kyaw dipecat karena mendesak negara-negara untuk menggunakan "segala cara yang diperlukan" untuk membalikkan kudeta militer.
Televisi pemerintah Myanmar mengumumkan pada hari Sabtu bahwa Kyaw telah dipecat karena mengkhianati negara.Baca juga: Dianggap Berkhianat, Junta Myanmar Pecat Dubes untuk PBB
"Saya memutuskan untuk melawan selama saya bisa," kata Kyaw dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (1/3/2021).
Sementara itu, PBB, yang menolak mengakui pemerintahan junta militer mengatakan bahwa mereka belum menerima pemberitahuan soal pemecatan kepala perwakilan Myanmar tersebut.
Televisi pemerintah Myanmar mengumumkan pada hari Sabtu bahwa Kyaw telah dipecat karena mengkhianati negara.Baca juga: Dianggap Berkhianat, Junta Myanmar Pecat Dubes untuk PBB
"Saya memutuskan untuk melawan selama saya bisa," kata Kyaw dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (1/3/2021).
Sementara itu, PBB, yang menolak mengakui pemerintahan junta militer mengatakan bahwa mereka belum menerima pemberitahuan soal pemecatan kepala perwakilan Myanmar tersebut.
Lihat Juga :