NATO Dorong Demokrasi di Armenia di Tengah Isu Kudeta

Jum'at, 26 Februari 2021 - 06:06 WIB
Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan. Foto/REUTERS
BRUSSELS - NATO mendorong demokrasi di Armenia di tengah meningkatnya ketegangan antara militer dan perdana menteri (PM).

“Kami terus memantau perkembangan di negara mitra kami, Armenia. Penting untuk menghindari kata-kata atau tindakan yang dapat menyebabkan eskalasi lebih lanjut," papar juru bicara NATO Oana Lungescu di Twitter.



“Setiap perbedaan politik harus diselesaikan secara damai dan demokratis serta sejalan konstitusi Armenia,” papar dia.

Baca juga: Militer Bereaksi atas Krisis Politik, Armenia Terancam Kudeta
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!