China Bantah Tuduhan Wajibkan Swab Dubur pada Para Diplomat AS
Jum'at, 26 Februari 2021 - 04:04 WIB
Baca juga: Putri Latifa Desak Inggris Buka Lagi Kasus Penculikan Kakak Perempuannya
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Zhao Lijian membantah klaim tersebut pada Kamis (25/2).
Lihat infografis: Belanda Siap Ubah Bentuk Pesawat Komersial yang Selama Ini Ada
"China tidak pernah meminta staf diplomatik AS yang ditempatkan di China untuk melakukan tes usap dubur," ujar Zhao.
Pekan lalu, Washington Post melaporkan beberapa pekerja telah memberi tahu Departemen Luar Negeri (Deplu) AS bahwa mereka telah menjalani tes itu.
Usap dubur berupa memasukkan kapas swab sepanjang 3-5 cm ke dalam anus dan kemudian memutarnya dengan lembut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Zhao Lijian membantah klaim tersebut pada Kamis (25/2).
Lihat infografis: Belanda Siap Ubah Bentuk Pesawat Komersial yang Selama Ini Ada
"China tidak pernah meminta staf diplomatik AS yang ditempatkan di China untuk melakukan tes usap dubur," ujar Zhao.
Pekan lalu, Washington Post melaporkan beberapa pekerja telah memberi tahu Departemen Luar Negeri (Deplu) AS bahwa mereka telah menjalani tes itu.
Usap dubur berupa memasukkan kapas swab sepanjang 3-5 cm ke dalam anus dan kemudian memutarnya dengan lembut.
Lihat Juga :