Militer Bereaksi atas Krisis Politik, Armenia Terancam Kudeta

Kamis, 25 Februari 2021 - 21:20 WIB
Dua mantan Presiden Armenia, Robert Kocharyan dan Serzh Sarksyan, merilis pernyataan yang meminta orang-orang Armenia untuk memberikan dukungan terhadap militer.

Merespon hal ini, Pashinyanmeminta para pengikutnya untuk berkumpul di pusat Yerevan, untuk mendukungnya. Dalam pidato yang disiarkan di Facebook, dia menyebut langkah militer itu bisa dianggap kudeta.

"Masalah terpenting saat ini adalah menjaga kekuasaan di tangan rakyat, karena saya menganggap apa yang terjadi sebagai kudeta militer," kata Pashinyan. Baca juga: Demonstran Armenia Serbu Gedung Pemerintah, Desak PM Mundur

Dia mengatakan penting untuk menghindari konfrontasi meskipun ketegangan meningkat. "Bahaya kudeta bisa dikendalikan, kita tidak memiliki musuh di dalam Armenia, kita hanya memiliki saudara laki-laki dan perempuan," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!