Indonesia Minta Dibukanya Akses Kemanusiaan untuk Tahanan Politik di Myanmar

Rabu, 24 Februari 2021 - 20:58 WIB
Retno menuturkan, saat bertemu dengan Wunna, dia meminta junta militer Myanmar untuk membuka akses kemanusiaan untuk para tahanan politik. Foto/Victor Maulana/Sindonews
BANGKOK - Indonesia meminta kepada junta militer Myanmar untuk dibukanya akses kemanusiaan untuk para tahanan politik. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri junta Myanmar, Wunna Maung Lwin.

Retno dan Wunna bertemu di di Bandara Don Muang, Bangkok, sesaat sebelum dia kembali ke Jakarta. Pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Thailand, Don Pramudwinai.



"Saya menyampaikan pentingnya semua negara anggota ASEAN untuk menghormati prinsip-prinsip yang termuat dalam piagam ASEAN," ujarnya. Baca juga: Myanmar Hadapi Lebih Banyak Protes, Indonesia Dorong Upaya Diplomatik

"Pesan ini terus disampaikan secara jelas, pentingnya akses dan kunjungan kemanusiaan kepada para tahanan," sambungnya saat menggelar konferensi pers virtual pada Rabu (24/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!