China Bantah Terlibat Kudeta Militer Myanmar: 'Benar-benar Tak Masuk Akal!'

Rabu, 17 Februari 2021 - 13:47 WIB
Diplomat China itu mengatakan Beijing mempertahankan hubungan persahabatan dengan tentara dan mantan pemerintah sipil yang berkuasa di negara tersebut.

Ketika negara-negara Barat mengutuk keras kudeta 1 Februari, China lebih berhati-hati dengan menekankan pentingnya stabilitas.

China tetap menyetujui pernyataan Dewan Keamanan PBB yang menyerukan pembebasan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi dan tahanan lainnya dan menyuarakan keprihatinan atas keadaan darurat.

Beberapa protes terhadap kudeta yang telah menarik ratusan ribu orang turun ke jalan dalam beberapa hari terakhir telah terjadi di luar Kedutaan Besar China di Yangon, di mana para pengunjuk rasa menuduh Beijing mendukung junta militer.

"China tidak diberi tahu sebelumnya tentang perubahan politik di Myanmar dan berharap semua hal berjalan baik di Myanmar, daripada menjadi tidak stabil atau bahkan jatuh ke dalam kekacauan," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (17/2/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!