Analis: Kudeta Militer Mungkin Dipicu Ambisi Min Aung Hlaing
Senin, 15 Februari 2021 - 05:10 WIB
Jenderal Min Aung Hlaing, Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar.
YANGON - Militer Myanmar pada awal Februari memutuskan untuk melakukan kudeta militer dan menangkap seluruh tokoh politik, termasuk Aung San Suu Kyi . Langkah ini bisa dibilang pertaruhan penuh resiko, karena sejatinya militer memiliki power yang besar di Parlemen Myanmar.
Jay Harriman, direktur senior di BowerGroupAsia, konsultan urusan pemerintah menuturkan, langkah ini mungkin bisa dipicu oleh ambisi Min Aung Hlaing untuk mendapatkan posisi pucuk pimpinan di Myanmar.
Baca: Polisi Myanmar Semakin Brutal, Tiga Luka Terkena Peluru Karet
Harriman menuturkan, ketegangan antara pemimpin NLD, Aung San Suu Kyi dan Min Aung bersifat pribadi dan memanas selama bertahun-tahun, tetapi mencapai titik didih terakhir dalam beberapa pekan terakhir.
Jay Harriman, direktur senior di BowerGroupAsia, konsultan urusan pemerintah menuturkan, langkah ini mungkin bisa dipicu oleh ambisi Min Aung Hlaing untuk mendapatkan posisi pucuk pimpinan di Myanmar.
Baca: Polisi Myanmar Semakin Brutal, Tiga Luka Terkena Peluru Karet
Harriman menuturkan, ketegangan antara pemimpin NLD, Aung San Suu Kyi dan Min Aung bersifat pribadi dan memanas selama bertahun-tahun, tetapi mencapai titik didih terakhir dalam beberapa pekan terakhir.
Lihat Juga :