Iran Bisa Cari Senjata Nuklir Jika Ditekan Seperti ‘Kucing Tersudut’
Rabu, 10 Februari 2021 - 04:04 WIB
Amerika Serikat (AS) dan kekuatan Barat lainnya yang awalnya menandatangani kesepakatan nuklir 2015 dengan Iran tampaknya berada pada jalan buntu mengenai pihak mana yang harus kembali ke kesepakatan terlebih dahulu.
Baca juga: Iran Luncurkan 340 Kapal Cepat Baru yang Dilengkapi Rudal
Saat ini berbagai sanksi AS telah melumpuhkan ekonomi Iran.
"Pemimpin Tertinggi telah secara eksplisit mengatakan dalam fatwanya bahwa senjata nuklir bertentangan dengan hukum syariah dan Republik Islam melihat itu dilarang secara agama dan tidak mengejarnya," ungkap Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi pada televisi pemerintah.
“Tapi kucing yang terpojok mungkin berperilaku berbeda daripada saat kucing itu bebas. Dan jika mereka (negara-negara Barat) mendorong Iran ke arah itu, maka itu bukan lagi kesalahan Iran,” papar Alavi.
Rincian dari wawancara tersebut dipublikasikan oleh situs berita Iran pada Selasa (9/2).
Iran bersikeras program nuklirnya untuk menghasilkan listrik dan untuk tujuan damai lainnya. Namun badan intelijen Amerika Serikat (AS) dan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) percaya Iran pernah memiliki program senjata nuklir yang dihentikan.
Baca juga: Iran Luncurkan 340 Kapal Cepat Baru yang Dilengkapi Rudal
Saat ini berbagai sanksi AS telah melumpuhkan ekonomi Iran.
"Pemimpin Tertinggi telah secara eksplisit mengatakan dalam fatwanya bahwa senjata nuklir bertentangan dengan hukum syariah dan Republik Islam melihat itu dilarang secara agama dan tidak mengejarnya," ungkap Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi pada televisi pemerintah.
“Tapi kucing yang terpojok mungkin berperilaku berbeda daripada saat kucing itu bebas. Dan jika mereka (negara-negara Barat) mendorong Iran ke arah itu, maka itu bukan lagi kesalahan Iran,” papar Alavi.
Rincian dari wawancara tersebut dipublikasikan oleh situs berita Iran pada Selasa (9/2).
Iran bersikeras program nuklirnya untuk menghasilkan listrik dan untuk tujuan damai lainnya. Namun badan intelijen Amerika Serikat (AS) dan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) percaya Iran pernah memiliki program senjata nuklir yang dihentikan.
Lihat Juga :