Dikudeta Militer, Suu Kyi Dituduh Mengimpor Walkie-Talkie Secara Ilegal
Kamis, 04 Februari 2021 - 01:47 WIB
Sebuah dokumen polisi menuduh Daw Aung San Suu Kyi mengimpor dan menggunakan enam radio walkie-talkie tanpa persetujuan dan tidak terdaftar. Enam alat komunikasi impor itu ditemukan dalam penggeledahan di rumahnya di Ibu Kota Myanmar; Naypyitaw.
Dokumen tersebut menunjukkan peralatan komunikasi itu untuk pengawalnya. "Penahanan Aung San Suu Kyi diperintahkan untuk menanyai saksi, meminta bukti dan mencari penasihat hukum setelah menanyai tertuduh," bunyi dokumen tersebut, seperti dikutip VoA, Kamis (4/2/2021).
Baca juga: Inggris Khawatir Kudeta Bisa Bawa Kembali Myanmar ke Era Kegelapan
Dokumen polisi secara terpisah juga menuduh Presiden U Win Myint melanggar langkah-langkah pencegahan virus corona saat berkampanye untuk pemilu November lalu.
Pengadilan, polisi dan pejabat pemerintah tidak segera berkomentar. Namun ketua Parlemen ASEAN untuk Hak Asasi Manusia, Charles Santiago, mengecam tuduhan itu sebagai hal yang tidak masuk akal. ASEAN adalah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.
Dokumen tersebut menunjukkan peralatan komunikasi itu untuk pengawalnya. "Penahanan Aung San Suu Kyi diperintahkan untuk menanyai saksi, meminta bukti dan mencari penasihat hukum setelah menanyai tertuduh," bunyi dokumen tersebut, seperti dikutip VoA, Kamis (4/2/2021).
Baca juga: Inggris Khawatir Kudeta Bisa Bawa Kembali Myanmar ke Era Kegelapan
Dokumen polisi secara terpisah juga menuduh Presiden U Win Myint melanggar langkah-langkah pencegahan virus corona saat berkampanye untuk pemilu November lalu.
Pengadilan, polisi dan pejabat pemerintah tidak segera berkomentar. Namun ketua Parlemen ASEAN untuk Hak Asasi Manusia, Charles Santiago, mengecam tuduhan itu sebagai hal yang tidak masuk akal. ASEAN adalah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.
Lihat Juga :