Eks Bos Program Kapal Induk China Bakal Ditangkap karena Korupsi
Jum'at, 22 Januari 2021 - 06:00 WIB
Sebagai komandan utama program kapal induk China yang ambisius dan berkembang pesat, Hu mengawasi pengembangan kapal induk pertama yang dikembangkan di dalam negeri di negara itu, Shandong, ketika ditugaskan ke Angkatan Laut China pada Desember 2019.
“Pada 30 Agustus 2019, Hu pensiun dari posisinya sebagai chairman CSIC, demikian diumumkan perusahaan di situs webnya. Investigasi atas kasus suapnya diumumkan pada Mei 2020," tulis media pemerintah China, Global Times.
Baca juga: Putri Soleimani pada Trump yang Lengser: Anda Bunuh Ayah Saya, tapi Hidup Ketakutan
Rincian dakwaan terhadapnya termasuk tuduhan bahwa dia telah kehilangan kepercayaan, menyimpang dari semangat CPC, terlibat dalam aktivitas takhayul, menolak penyelidikan dan melanggar disiplin partai dengan menerima jamuan makan dan suap.
Hu dituduh melanggar aturan dan regulasi CPC dengan bermain golf secara ilegal, mengunjungi kelab swasta serta mengambil hadiah dan gratifikasi sambil mengatur unit bawahan untuk membayar biaya yang harus dibayar olehnya secara pribadi.
Menurut laporan People's Daily, Hu pernah bekerja di beberapa perusahaan persenjataan besar milik negara China termasuk pengembang dan pabrikan pesawat militer Aviation Industry Corporation of China (AVIC), pengembang kendaraan lapis baja dan amunisi China North Industries Group Corporation (NORINCO), China State Shipbuilding Corporation (CSSC) dan akhirnya CSIC.
“Pada 30 Agustus 2019, Hu pensiun dari posisinya sebagai chairman CSIC, demikian diumumkan perusahaan di situs webnya. Investigasi atas kasus suapnya diumumkan pada Mei 2020," tulis media pemerintah China, Global Times.
Baca juga: Putri Soleimani pada Trump yang Lengser: Anda Bunuh Ayah Saya, tapi Hidup Ketakutan
Rincian dakwaan terhadapnya termasuk tuduhan bahwa dia telah kehilangan kepercayaan, menyimpang dari semangat CPC, terlibat dalam aktivitas takhayul, menolak penyelidikan dan melanggar disiplin partai dengan menerima jamuan makan dan suap.
Hu dituduh melanggar aturan dan regulasi CPC dengan bermain golf secara ilegal, mengunjungi kelab swasta serta mengambil hadiah dan gratifikasi sambil mengatur unit bawahan untuk membayar biaya yang harus dibayar olehnya secara pribadi.
Menurut laporan People's Daily, Hu pernah bekerja di beberapa perusahaan persenjataan besar milik negara China termasuk pengembang dan pabrikan pesawat militer Aviation Industry Corporation of China (AVIC), pengembang kendaraan lapis baja dan amunisi China North Industries Group Corporation (NORINCO), China State Shipbuilding Corporation (CSSC) dan akhirnya CSIC.
Lihat Juga :