Penyerbu Capitol Curi Laptop Pelosi untuk Dijual ke Mata-mata Rusia
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:13 WIB
Baca juga : Bencana Alam Melanda Sejumlah Wilayah, MUI Serukan Muhasabah Nasional
"Penjualan itu gagal karena alasan yang tidak diketahui, dan Williams masih memiliki perangkat komputer atau menghancurkannya," bunyi pernyataan tertulis saksi mata tersebut seperti dikutip AFP, Selasa (19/1/2021).
Tidak jelas apakah laptop milik Pelosi benar-benar dicuri. FBI mengatakan pihaknya terus menyelidikinya.
Beberapa video menunjukkan wanita yang diyakini sebagai Williams aktif mengarahkan sesama perusuh, mendesak mereka naik ke atas Gedung Capitol.
Baca juga : Tampil Memukau di Babak Spektakuler Indonesian Idol, Ini Fakta Tentang Kirana
Pengaduan tersebut mengatakan bahwa Ibu dari Williams di kota Harrisburg diperlihatkan foto-foto yang diambil di Capitol dan mengonfirmasi bahwa seorang wanita kurus berambut coklat di beberapa foto adalah putrinya.
Dia mengatakan putrinya tiba-tiba tertarik pada politik Presiden Donald Trump.
"Penjualan itu gagal karena alasan yang tidak diketahui, dan Williams masih memiliki perangkat komputer atau menghancurkannya," bunyi pernyataan tertulis saksi mata tersebut seperti dikutip AFP, Selasa (19/1/2021).
Tidak jelas apakah laptop milik Pelosi benar-benar dicuri. FBI mengatakan pihaknya terus menyelidikinya.
Beberapa video menunjukkan wanita yang diyakini sebagai Williams aktif mengarahkan sesama perusuh, mendesak mereka naik ke atas Gedung Capitol.
Baca juga : Tampil Memukau di Babak Spektakuler Indonesian Idol, Ini Fakta Tentang Kirana
Pengaduan tersebut mengatakan bahwa Ibu dari Williams di kota Harrisburg diperlihatkan foto-foto yang diambil di Capitol dan mengonfirmasi bahwa seorang wanita kurus berambut coklat di beberapa foto adalah putrinya.
Dia mengatakan putrinya tiba-tiba tertarik pada politik Presiden Donald Trump.
Lihat Juga :