Iran Mulai Riset Bahan Bakar Nuklir Berbasis Logam Uranium, Eropa Ketar Ketir

Minggu, 17 Januari 2021 - 09:56 WIB
Baca juga: Militer Israel Susun Rencana Baru untuk Serang Program Nuklir Iran

Kesepakatan nuklir penting yang ditandatangani tahun 2015 yang disepakati antara Iran dan Amerika Serikat, China, Rusia, Inggris, Prancis, dan Jerman untuk membatasi program nuklir Teheran sebagian besar telah hancur sejak Donald Trump menarik AS pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi keras.

Pemerintah Iran telah mengisyaratkan kesiapan untuk terlibat dengan presiden terpilih AS, Joe Biden, yang menjabat pada 20 Januari. Biden sendiri telah menyatakan kesediaan untuk kembali ke jalur diplomasi dengan Teheran.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!