Kantor HAM PBB: Trump Harus Hentikan Bahasa yang 'Sangat Berbahaya'

Jum'at, 08 Januari 2021 - 21:45 WIB
“Kami mengutuk tampilan simbol-simbol rasis yang terbuka ini,” tegas Shamdasani.

Kondisi Presiden Donald Trump setelah para pendukungnya menyerbu gedung US Capitol kini dikabarkan semakin memprihatinkan.

Trump dikabarkan semakin mengisolasi diri di dalam Gedung Putih. Dia hanya mengandalkan sekelompok kecil orang yang benar-benar pendukung fanatiknya. Dia pun memarahi orang-orang yang berani berbeda pendapat dengannya.

"Para pejabat keamanan nasional yang setia pada sumpah mereka kepada Konstitusi akan berjaga-jaga sampai Hari Pelantikan dan kemudian akan menyerahkan kekuasaan kepada presiden baru yang terpilih," ungkap seorang pejabat pemerintah AS pada Reuters.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!