Ukraina Selidiki Praktek Ilegal Vaksinasi Covid-19

Rabu, 06 Januari 2021 - 22:24 WIB
Polisi dan pejabat kesehatan Ukraina dilaporkan sedang menyelidiki laporan bahwa beberapa warga telah melakukan vaksinasi secara ilegal dengan vaksin yang belum disetujui secara resmi. Foto/REUTERS
KIEV - Polisi dan pejabat kesehatan Ukraina dilaporkan sedang menyelidiki laporan bahwa beberapa warga telah melakukan vaksinasi secara ilegal dengan vaksin yang belum disetujui secara resmi. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmygal.

Ukraina belum menyetujui salah satu vaksin yang baru dikembangkan, meskipun telah menandatangani kontrak untuk membeli 1,9 juta dosis vaksin buatan perusahaan farmasi China, Sinovac. ( Baca juga: Jelang Vaksinasi, Menkes Minta Media Bantu Ingatkan Dua Hal Ini )



Beberapa media Ukraina melaporkan bahwa sebuah klinik di Kiev telah mulai menginokulasi orang, mungkin dengan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech, dengan biaya hingga 3.000 euro atau sekitar Rp. 50 juta per dosis.

Laporan tersebut mengatakan vaksin itu mungkin saja dibawa dari Israel dan beberapa pejabat tinggi serta pengusaha telah divaksinasi. ( Baca juga: Anggap Corona Hoaks, Influencer Ini Meninggal Terinfeksi Covid-19 )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!