Kelompok Bersenjata Serbu dan Bantai Ratusan Penduduk Dua Desa di Niger

Senin, 04 Januari 2021 - 19:49 WIB
Menurut Badan Pengungsi PBB, sebelum serangan ini, Niger, yang baru-baru ini dilanda perang dengan kelompok teroris Boko Haram, mengalami serangan pada 12 Desember di kota Toumour, di mana sedikitnya 28 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

PBB dengan keras mengecam tindakan tersebut, dengan UNRA mengatakan bahwa wilayah Diffa di Niger tenggara telah terpukul dengan meningkatnya kekerasan ekstremis di lembah Danau Chad yang telah memaksa ratusan ribu orang masuk ke wilayah tersebut. ( Baca juga: Makin Dipercaya, WIKA Bangun Infrastruktur di 10 Negara )

"Dalam sembilan bulan pertama tahun ini (2020), lebih dari 450 tindakan pembunuhan, penculikan, kekerasan berbasis gender dan seksual dan insiden serius lainnya dilaporkan," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!