Ketika 'Yesus Kulit Hitam' Lahir di Hutan Amazon yang Terbakar Parah
Senin, 14 Desember 2020 - 09:02 WIB
Gereja telah membuat pesan-pesan kritis selama satu dekade terakhir dengan memanfaatkan lokasi utama di dekat alun-alun Gloria, perhentian metro yang sibuk di depan markas besar Keuskupan Agung Rio. (Baca juga: Pria Ini Naik ke Sayap Pesawat saat Penerbangan Siap Lepas Landas )
Dua tahun lalu, gereja menggambarkan Perawan Suci Maria yang telanjang dada menyusui bayinya, setelah serangkaian insiden di mana pihak berwenang menghentikan Ibu menyusui di depan umum.
Tahun sebelumnya, para pengacau menghancurkan tempat kelahiran Yesus di gereja, yang menggambarkan perjuangan melawan korupsi.
Tahun lalu, pendeta Wanderson Guedes, yang juga seniman di balik instalasi tersebut, memutuskan untuk tidak melakukan adegan kelahiran Yesus di hutan Amazon setelah menerima ancaman.
Namun, gereja—yang membangun adegan itu sendiri menggunakan tenaga sukarela dan sumbangan anggota—memutuskan untuk terus maju tahun ini, dan menambahkan pesan anti-rasisme, juga.
Mereka adalah subjek yang menonjol di masa kepresidenan Bolsonaro.
Dua tahun lalu, gereja menggambarkan Perawan Suci Maria yang telanjang dada menyusui bayinya, setelah serangkaian insiden di mana pihak berwenang menghentikan Ibu menyusui di depan umum.
Tahun sebelumnya, para pengacau menghancurkan tempat kelahiran Yesus di gereja, yang menggambarkan perjuangan melawan korupsi.
Tahun lalu, pendeta Wanderson Guedes, yang juga seniman di balik instalasi tersebut, memutuskan untuk tidak melakukan adegan kelahiran Yesus di hutan Amazon setelah menerima ancaman.
Namun, gereja—yang membangun adegan itu sendiri menggunakan tenaga sukarela dan sumbangan anggota—memutuskan untuk terus maju tahun ini, dan menambahkan pesan anti-rasisme, juga.
Mereka adalah subjek yang menonjol di masa kepresidenan Bolsonaro.
Lihat Juga :