Bukan Gertak Sambal, China Realisasikan Ancamannya pada Australia

Rabu, 13 Mei 2020 - 09:11 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan petugas bea cukai telah mendeteksi pelanggaran yang berulang kali terhadap persyaratan inspeksi dan karantina oleh sedikit perusahaan ekspor daging sapi Australia. (Baca: China Ancam Australia Terkait Seruan Penyelidikan Soal Covid-19 )

"China telah memutuskan untuk segera menangguhkan secara efektif, memproses empat deklarasi impor perusahaan Australia untuk produk daging," katanya dalam konferensi pers pada hari Selasa.

"Pihak China telah meminta pihak Australia untuk melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menemukan penyebab dan mengatasi masalah tersebut," lanjut dia.

Menteri Perdagangan Australia Simon Birmingham mengatakan apa yang terjadi menyangkut suspensi didasarkan pada masalah yang sangat teknis, dengan beberapa mundur lebih dari setahun. "Sangat mengecewakan bahwa tidak ada pemberitahuan yang diberikan sebelum penangguhan itu berlaku," katanya, seperti dikutip 9News, Rabu (13/5/2020).

Pada hari Minggu, China mengancam akan "menampar" tarif 80 persen pada produk gandum Australia dan industri susu setelah kedua negara bersitegang. Ancaman Beijing itu bisa membuat beberapa sektor industri lain Australia terkena imbasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!