Iran Setujui Pengayaan Uranium Dekati Level Senjata Nuklir, Eropa Kecewa

Senin, 07 Desember 2020 - 23:37 WIB
"Pengumuman Iran baru-baru ini kepada IAEA bahwa pihaknya bermaksud untuk memasang tiga kaskade sentrifugal canggih tambahan di Pabrik Pengayaan Bahan Bakar di Natanz bertentangan dengan JCPoA dan sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, undang-undang baru yang mewajibkan pemerintah Iran untuk menghentikan inspeksi PBB atas situs nuklirnya dan meningkatkan pengayaan di luar batas kesepakatan juga tidak sesuai dengan perjanjian dan komitmen non-proliferasi Iran yang lebih luas.

"Langkah seperti itu akan membahayakan upaya bersama kami untuk melestarikan JCPOA dan juga berisiko membahayakan peluang penting untuk kembali ke diplomasi dengan pemerintahan AS yang akan datang," jelasnya, menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir. ( Baca juga: JCPOA Tidak Cukup, Jerman Ingin Kesepakatan Nuklir 'Plus' dengan Iran )

"Kembali ke JCPOA juga akan bermanfaat bagi Iran," tambahnya, mengacu pada keputusan Teheran untuk membalikkan beberapa komitmen nuklirnya sebagai tanggapan atas penarikan mundur AS dari kesepakatan dan penerapan kembali sanksi keras yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!