10 Sniper Paling Mematikan Sepanjang Sejarah
Minggu, 06 Desember 2020 - 06:28 WIB
talenta khusus, tapi jika tidak bekerja keras, ia dapat dikalahkan oleh orang yang tidak memiliki talenta.
Rob Furlong adalah salah satu contoh nyata dari pepatah tersebut. Dirinya bisa menjadi sniper hebat karena ia selalu berlatih keras untuk bisa menembakan rifle. Lahir pada 11 November 1976, Furlong sempat bergabung dengan Battalion 3 Tentara Kanada. (Baca juga: 10 Lagu Rock Terpanjang yang Pernah Dirilis)
Dialah yang menjadi pemegang rekor tembakan paling jauh pada 2002. Ia berhasil menembak mati musuhnya yang berada dalam jarak 2.430 meter. Rekor tersebut ia ciptakan saat berpartisipasi dalam Operation Anaconda di Afghanistan.
8. Charles ‘Chuck’ Mawhinney (Tentara marinir AS)
Rekor tembakan : 103 tembakan tepat sasaran
Senjata andalan : M40 Sniper Rifle dalam 7.62 × 51mm NATO dengan jangkauan daya variabel Redfield 3-9x Accurange
Lahir pada 1949 dengan nama asli Charles Benjamin Mawhinney, diberi panggilan Chuck, ia merupakan
pasukan angkatan laut Amerika Serikat yang turut ambil bagian dalam Perang Vietnam 1955 sampai
1975. Dalam perang tersebut, Chuck berposisi sebagai penembak jarak jauh untuk angkatan laut.
Durasi tugasnya bersama pasukan angkatan laut Amerika yang berperang dalam Perang Vietnam adalah 16 bulan. Dalam waktu itulah, Chuck berhasil membukukan 103 rekor tembakan tepat sasaran. Dengan catatan rekor 103, ia menjadi sniper dengan catatan rekor terbanyak di sejarah angkatan laut Amerika.
9. Mayor Erwin König (Tentara Jerman)
Jumlah korban : 500 pembunuhan yang dikonfirmasi
Senjata andalan : Karabiner 98k dalam Mauser 7,92x57mm dengan cakupan Zeiss ZF42
Ia merupakan penembak dari Jerman saat Perang Dunia II meletus pada 1940-an. Ketika itu Jerman
menginvasi Eropa hingga ke daratan Rusia. Dalam buku Peter Brookesmit, Sniper Training, Techniques and Weapon, disebutkan Erwin Konig berhasil menembak sekitar 500 musuh. Tetapi dari pihak Jerman, tidak mengakui ada nama Erwin Konig yang pernah bertempur saat perang itu. Nama Konig sendiri disebut-sebut dalam catatan sniper Rusia, Vasily Zeitsev yang berjudul Notes of a Sniper.
10. Mayor Ivan Sidorenko
Jumlah korban :Lebih dari 500 pembunuhan yang dikonfirmasi
Senjata andalan : Mosin-Nagant M1891 / 30 dalam 7,62 × 54mmR dengan lingkup PU
Ivan Mikhailovich Sidorenko (lahir September 12, 1919) adalah seorang mantan Tentara Merah Uni
Soviet yang bertugas selama Perang Dunia II. Dia adalah salah satu sniper yang telah dikonfirmasi
membunuh lebih dari 500 orang. Dengan pangkat mayor, ia adalah salah satu sniper tersukses Uni Soviet seperti Vasily Zaytsev dan Lyudmila Pavlichenko
Sumber: www.listverse.com, www.tahupedia.com
Rob Furlong adalah salah satu contoh nyata dari pepatah tersebut. Dirinya bisa menjadi sniper hebat karena ia selalu berlatih keras untuk bisa menembakan rifle. Lahir pada 11 November 1976, Furlong sempat bergabung dengan Battalion 3 Tentara Kanada. (Baca juga: 10 Lagu Rock Terpanjang yang Pernah Dirilis)
Dialah yang menjadi pemegang rekor tembakan paling jauh pada 2002. Ia berhasil menembak mati musuhnya yang berada dalam jarak 2.430 meter. Rekor tersebut ia ciptakan saat berpartisipasi dalam Operation Anaconda di Afghanistan.
8. Charles ‘Chuck’ Mawhinney (Tentara marinir AS)
Rekor tembakan : 103 tembakan tepat sasaran
Senjata andalan : M40 Sniper Rifle dalam 7.62 × 51mm NATO dengan jangkauan daya variabel Redfield 3-9x Accurange
Lahir pada 1949 dengan nama asli Charles Benjamin Mawhinney, diberi panggilan Chuck, ia merupakan
pasukan angkatan laut Amerika Serikat yang turut ambil bagian dalam Perang Vietnam 1955 sampai
1975. Dalam perang tersebut, Chuck berposisi sebagai penembak jarak jauh untuk angkatan laut.
Durasi tugasnya bersama pasukan angkatan laut Amerika yang berperang dalam Perang Vietnam adalah 16 bulan. Dalam waktu itulah, Chuck berhasil membukukan 103 rekor tembakan tepat sasaran. Dengan catatan rekor 103, ia menjadi sniper dengan catatan rekor terbanyak di sejarah angkatan laut Amerika.
9. Mayor Erwin König (Tentara Jerman)
Jumlah korban : 500 pembunuhan yang dikonfirmasi
Senjata andalan : Karabiner 98k dalam Mauser 7,92x57mm dengan cakupan Zeiss ZF42
Ia merupakan penembak dari Jerman saat Perang Dunia II meletus pada 1940-an. Ketika itu Jerman
menginvasi Eropa hingga ke daratan Rusia. Dalam buku Peter Brookesmit, Sniper Training, Techniques and Weapon, disebutkan Erwin Konig berhasil menembak sekitar 500 musuh. Tetapi dari pihak Jerman, tidak mengakui ada nama Erwin Konig yang pernah bertempur saat perang itu. Nama Konig sendiri disebut-sebut dalam catatan sniper Rusia, Vasily Zeitsev yang berjudul Notes of a Sniper.
10. Mayor Ivan Sidorenko
Jumlah korban :Lebih dari 500 pembunuhan yang dikonfirmasi
Senjata andalan : Mosin-Nagant M1891 / 30 dalam 7,62 × 54mmR dengan lingkup PU
Ivan Mikhailovich Sidorenko (lahir September 12, 1919) adalah seorang mantan Tentara Merah Uni
Soviet yang bertugas selama Perang Dunia II. Dia adalah salah satu sniper yang telah dikonfirmasi
membunuh lebih dari 500 orang. Dengan pangkat mayor, ia adalah salah satu sniper tersukses Uni Soviet seperti Vasily Zaytsev dan Lyudmila Pavlichenko
Sumber: www.listverse.com, www.tahupedia.com
(ysw)
Lihat Juga :