Menlu Baru AS Mungkin Perluas Keterlibatan Washington di Timur Tengah
Minggu, 29 November 2020 - 23:09 WIB
"Blinken secara terbuka sangat menyesali bahwa (mantan Presiden Barack) Obama membatalkan rencana AS untuk pergi ke Suriah, bahkan lebih dari sebelumnya dan mengutuk upaya (Presiden Donald) Trump yang layak tetapi lemah untuk menarik pasukan AS dari Suriah," kata Ford.
"Situasi diatur untuk pertikaian dan campur tangan AS yang lebih kontraproduktif di Timur Tengah," sambungnya, seperti dilansir Sputnik.
(Baca: Trump Sebut Pilpres Dicurangi, Begini Putusan Pengadilan Banding AS )
Ford juga mengatakan, Blinken yakin bergabung kembali dengan perjanjian nuklir Iran akan menempatkan AS dalam posisi yang lebih kuat untuk mengatasi Teheran atas "perilaku destabilisasi".
"Jika ini adalah pola pikir dan tujuan yang dia bawa ke meja perundingan dengan Iran, maka kalibrasi ulang hubungan dengan Iran sudah mati," prediksi dia.
"Situasi diatur untuk pertikaian dan campur tangan AS yang lebih kontraproduktif di Timur Tengah," sambungnya, seperti dilansir Sputnik.
(Baca: Trump Sebut Pilpres Dicurangi, Begini Putusan Pengadilan Banding AS )
Ford juga mengatakan, Blinken yakin bergabung kembali dengan perjanjian nuklir Iran akan menempatkan AS dalam posisi yang lebih kuat untuk mengatasi Teheran atas "perilaku destabilisasi".
"Jika ini adalah pola pikir dan tujuan yang dia bawa ke meja perundingan dengan Iran, maka kalibrasi ulang hubungan dengan Iran sudah mati," prediksi dia.
Lihat Juga :