Danai Teroris di Suriah, Mantan Tentara Wanita AS Ditangkap FBI

Kamis, 26 November 2020 - 14:56 WIB
Jaksa penuntut, seperti dikutip Fox News, Kamis (26/11/2020), mengatakan Bell menggunakan aplikasi terenkripsi untuk berkomunikasi dan memberikan saran kepada kelompok teroris tersebut mulai Februari 2017.

Dalam berkomunikasi dengan anggota Front al-Nusra, Bell mengutip pengalaman profesionalnya dalam pelatihan senjata khusus saat bertugas aktif di Angkatan Darat dan Garda Nasional AS. Dia juga menawarkan untuk memberikan bimbingan tentang masalah keamanan operasional, pembelian senjata dan pengetahuan militer. (Baca: AS Kemungkinan Serang Iran Jelang Trump Lengser, Israel Diminta Bersiap )

Pihak berwenang mengatakan Bell berkomunikasi dengan dan memberikan uang kepada salah satu anggota kelompok tersebut melalui Western Union, menggunakan perantara untuk menyembunyikan sumber dana. Identitas anggota kelompok teroris itu tidak teridentifikasi.

Jika terbukti bersalah, Bell menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda USD250.000.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!