Pemukim Yahudi Pasang Tempat Lilin Besar di Atap Masjid Ibrahimi
Jum'at, 20 November 2020 - 22:02 WIB
“Pada September lalu, pasukan pendudukan Israel menutup Masjid Ibrahimi selama hari libur Yahudi, Rosh Hashanah,” ungkap laporan kantor berita Wafa. (Lihat Video: Tegas, Pangdam Jaya Dudung Abdurachman akan Bubarkan FPI)
Jamaah Muslim juga dilarang masuk masjid untuk salat. Direktur masjidSheikh Hifthi Abu Sneineh mengecam pelanggaran Israel terhadap konvensi hak asasi manusia (HAM) yang menjamin hak kebebasan beragama.
Sheikh Hifthi Abu Sneineh mengatakan otoritas Israel menutup masjid untuk memberi jalan bagi pemukim Yahudi ilegal.
Kota Tua Hebron, termasuk Masjid Ibrahimi yang dikenal orang Yahudi sebagai Gua Leluhur, terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada 2017.
Masjid Ibrahimi ditutup mulai awal Maret karena pandemi virus corona. Masjid itu dibuka kembali pada Mei, bersama dengan Gereja Kelahiran di Betlehem.
Masjid tersebut diyakini sebagai tempat pemakaman Nabi Ibrahim, Ishak dan Yakub, serta istri mereka, dan tempat suci bagi Muslim dan Yahudi.
Jamaah Muslim juga dilarang masuk masjid untuk salat. Direktur masjidSheikh Hifthi Abu Sneineh mengecam pelanggaran Israel terhadap konvensi hak asasi manusia (HAM) yang menjamin hak kebebasan beragama.
Sheikh Hifthi Abu Sneineh mengatakan otoritas Israel menutup masjid untuk memberi jalan bagi pemukim Yahudi ilegal.
Kota Tua Hebron, termasuk Masjid Ibrahimi yang dikenal orang Yahudi sebagai Gua Leluhur, terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada 2017.
Masjid Ibrahimi ditutup mulai awal Maret karena pandemi virus corona. Masjid itu dibuka kembali pada Mei, bersama dengan Gereja Kelahiran di Betlehem.
Masjid tersebut diyakini sebagai tempat pemakaman Nabi Ibrahim, Ishak dan Yakub, serta istri mereka, dan tempat suci bagi Muslim dan Yahudi.
Lihat Juga :