Miliki Teleskop Terbesar, China 'Buru' Peradaban di Luar Angkasa

Senin, 11 Mei 2020 - 06:00 WIB
Ilustrasi
BEIJING - Observatorium Astronomi Nasional dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (NAOC) menuturkan, mereka mulai mencari peradaban di luar angkasa. "Perburuan" ini dilakukan China dengan menggunakan teleskop radio FAST, yang merupakan teleskop terbesar di dunia.

Menurut Huang Yongfeng dari Institut Astronomi di Universitas Nanjing, saat ini ada tiga cara untuk mencari peradaban luar angkasa. Yang paling umum, menurut Huang, adalah mencoba menangkap sinyal atau emisi radio dari peradaban makhluk luar angkasa.



Dia mengatakan, jika benda langit jauh dari Bumi, emisi radionya dapat mencapai planet ini dan pihaknya mungkin dapat menerima sinyal radio dengan teleskop radio.

"Benda langit, seperti Matahari, Bulan, planet dan bintang, dapat menghasilkan emisi radio. Teleskop yang digunakan oleh para astronom untuk menerima radiasi ini disebut teleskop radio. Selain itu, asalkan kehidupan di luar bumi memang ada, mereka dapat mengirimkan sinyal kepada kami," ucapnya, seperti dilansir Sputnik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!