Calon Presiden Ditangkap, Bentrokan Dahsyat Pecah di Uganda

Kamis, 19 November 2020 - 08:07 WIB
"Sangat penting bahwa lembaga negara, terutama pasukan keamanan, bertindak dengan cara yang menghormati hak asasi manusia," tambahnya, mendesak semua pihak untuk bekerja dengan cara yang akan memastikan pemilu yang damai.

Wine terakhir kali ditangkap pada 3 November beberapa saat setelah mendaftarkan pencalonannya untuk pemilihan presiden pada 14 Januari 2021, atas tuduhan dia merencanakan unjuk rasa ilegal.

Intimidari polisi terhadap Wine, yang dijuluki "Presiden Ghetto", terus meningkat sejak mengumumkan niatnya untuk menantang Museveni, yang merebut kekuasaan sebagai kepala tentara pemberontak pada 1986.(Baca juga: Pendukung Trump dan Biden Bentrok di Berbagai Kota, Bawa Senjata Api )

Lagu-lagu popnya yang berisi tentang keadilan sosial, kemiskinan dan korupsi telah mengguncang partai yang berkuasa dan patriarknya Museveni, yang pada usia 76 tahun adalah satu-satunya presiden yang paling dikenal orang Uganda.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!